
mbak muji mendadak mudik
Tuesday, December 11, 2007
Sementara mama lagi sibuk dengan seminar weekend kemaren, tiba-tiba mama dikejutkan dengan telpon dari oma, yang mengatakan bapaknya mbak Muji sakit keras, dah pake oksigen. Weleh....., meaning mbak Muji harus pulang kampung dong. Waduh, gak siap mental nih. Bukan apa-apa, si papa Roy juga belum pulang, sementara mama lagi bertumpuk-tumpuk pekerjaannya.
Alhasil hari Minggu siang mbak Muji dianterin kerumah kakaknya, kasian, dia udah gelisah banget karena menurut mbak Muji, semua anak-anak sudah dipanggil pulang kekampung. Yo wislah, semoga nggak ada apa-apa dan cepat kembali. Untuk sementara oma diungsikan dari Bintaro ke Limo, no choice. Alhamdulilah Tara juga nggak rewel dan nurut banget sama si oma. Ya jelas lah, lha wong si oma juga nurutin semua kehendak cucunya. Ya mau dikata apa, namanya oma ya gitulah modelnya.
Senin pagi pas mama dalam perjalanan kekantor, mbak Muji nelpon dan mengabarkan bapaknya sudah meninggal. Innalillahi......, sambil menangis dia menceritakan dia sempet ketemu beberapa jam sebelum bapaknya menghembuskan nafas terakhir. Yang tabah ya mbak Muji. Alhamdulillah mama mengambil keputusan cepat pada saat itu, nyuruh dia pulang kampung, kalo ga mama pasti juga nyesel nggak memberikan kesempatan dia bertemu dengan bapaknya untuk yang terakhir kali.
So far Tara juga aman-aman aja ama oma. Makan pinter, ga rewel tapi makin manja....
titien irvianty posted at 1:47 PM

0 comments:
Post a Comment
<< Home